Container Icon
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diary. Tampilkan semua postingan

On the roof...

16 Mei 2011

On the roof...
-
malam ini diatas genteng, ku memandangnya kembali..bulan menuju purnama..
-
seperti malam kemaren..
Sepi...
Tanpa bintang disisinya..
-
*JA*

Cinta Sejati



Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku

Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah

Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu

Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan

Pasti tahu cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Tiada Duka yang abadi


Tiada duka yang abadi didunia
Tiada sepi merantaimu selamanya
Malam akan berakhir, hari akan berganti
Takdir hidup akan dijalani
Tangis dan tawa nyanyian yang mengiring
Hati yang rindukan cinta dijalan-Mu
Namun ku percaya hati meyakini
Semua akan indah pada akhirnya

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini

Waktu berputar rebulan dan matahari
Bunga yang mekar akan layu akan mati
Malam akan berakhir, hari akan berganti
Takdir hidup akan dijalani

Andai bisa ku mengulang
Waktu hilang dan terbuang
Andai bisa perbaiki segala yang terjadi
Tapi waktu tak berhenti
Tapi detik tak kembali
Harap ampunkan hamba-Mu ini

_ i miss u... so much _

Jakarta, 26-01* Love of my life


Day by day,,, Night by night.....
Step by step,, I fall in love.....
A love so incomprehensible
So vivid......
So unique.....
So wild.....

I love you today......
I’ll love you tomorrow.....
I’ll love you forever.....

You are my air.....
The sun in my day....
The moon in my night.....
The spring in my step....
You are my everything.

You are the stars in the sky

I love you now and forever....
You are my darling, my baby, my love
You are my everything
I love you so much.

_Kan Ku Jaga Amanahmu_




_Part 2_ Di sangka karyawan Muamalat _Sketsa Hidup-

-Cerpen *Part 2
-------
flashback

love of my life, begitu aku menyebut suamiku...
dia adalah suami yang amat ku sayangi. aku tidak ingat benar tanggal dan bulan , pertama kali kami bertemu.
yang aku ingat itu tahun 2010, kemungkinan  di bulan oktober???. hmmm....

hari itu kami sama-sama menghadiri sebuah simposium.
kami bertemu di ruang registrasi, yang belakangan aku tahu, ternyata ia salah satu pembicara pada simposium tersebut. kami sempat saling melihat satu sama lain, tapi itu tidak sengaja loh suerrr....


jujur...
pada saat itu sepertinya hanya dialah yang paling handsome, heheheh * tapi aku tidak pernah mengakui dihadapannya :D , aku selalu bilang kakak jelek, hihihihi *ststtt..... rahasia ya.

ia selalu mencuri-curi pandang, 
satu sms masuk di phonselku, isinya hanya permintaan untuk aku nantinya memberikan pertanyaan pada topik yang akan dia paparkan.
dan perkenalan itu berlanjut, ketika dalam paparannya ia menyebutkan sebuah yayasan sekolah yang tidak asing untukku.
setelah usai, kami sempat ngobrol, 
ia menjelaskan alasan mengapa ia sms padaku,
dan aku sendiri menanyakan tentang yayasan itu dan meminta sebuah gambar yg termuat dalam paparannya. gambar yang menarik untukku.
untuk mengirimkan ke emailku. 
kemudian ia add YM ku.
komunikasi kami berlanjut...


seiring berjalan waktu..
kami menyadari ketertarikan dari masing-masing kami...
karena tidak ada pacaran sebelum menikah, kami memutuskan untuk menikah...
dari sanalah duka itu bermula....


to be contonue part 3

Di sangka karyawan Muamalat _Sketsa Hidup_

Cerpen* part 1
-------

Kisah ini berawal dari Hilangnya HP ku, sebut saja Nokia X3-02 Touch and Type..... HP yang sangat sederhana, namun tidak sesederhana keberadaannya bagi diriku. ia istimewa....
karena ia pemberian suamiku.





Malam itu tepatnya 1 februari 2011,
"cintaku, nanti malam kita keluar ya, siap2 ya. kakak sebentar lagi sampai rumah"
itu sms yang kuterima dari suami. kadang ia memanggilku cintaku, love of my life,  dan aku menyukai semua panggilannya untukku @.@

_nori_

"kemana kita kak" tanyaku sambil memandang wajahnya yang selalu membuatku rindu.
"cintaku maunya kemana?" balasnya sambil memandangku. membuatku malu ^_^
"kan kakak yang ajak cinta, cinta ikut kakak saja" ucapku dengan manja
"kalau begitu, terserah jazz ini membawa kita" godanya

"hmm....kalo begitu, kita ngukur jalan aja yuk kak sembari ngabisin bensin"
"wahh... kakak baru isi full, sanggup? godanya
kami tertawa bersama.....

Sesaat suasana hening, hanya lantunan indah dewi pertiwi mengalun indah.
ini adalah salah satu lagu pavorite kami , tepatnya lagu yang ia perdengarkan untukku " subhanalloh aku mencintainya, subhanalloh aku menyayanginya"

"kakak, hanya ingin ajak cintaku melihat malam" 
"belum pernah lihat singapure dimalam harikan?
"iya" ucapku sambil tersenyum
ku pandangi wajahnya yang teduh, wajah yang selalu membuatku rindu,
wajah yang selalu memberikan kenyamanan, ketetraman untukku
oh Robbku, terima kasih Engkau pilihkan ia untuk menjagaku, menjadi imamku, membimbingku diduniaMU.
semoga kekal hingga di akhiratMU. aamiin.

"cintaku, ini untukmu" sambil menyodorkan bungkusan yang masih didalam kantong plastik
"untuk cinta kak?"
"ia, buka saja" bisa bukanya?"

Subhanalloh...
Sebuah HP.....

"kakak...... ini untuk cinta?" tanyaku
"ia, untuk cintaku" ucapnya sambil tersenyum....
senyum yang tidak dapat aku lupakan, senyum itu yang selalu memberikan energi untukku, untuk selalu mencintainya, memaafkannya.
Senyum yang tidak dapat aku gambarkan, tidak dapat aku defenisikan, namun dapat aku rasakan bahagianya hingga dipalung jiwaku.
Senyum yang mentransfer ketulusan hatinya, cintanya, bahagianya...

ingin rasanya ia kupeluk saat itu juga ..
tapi ia sedang mengemudi, heee....
itulah sebabnya HP sederhana ini, begitu istimewa untukku..

"kakak, ingin membelikan cintaku BB, tapi kakak urungkan, 
kakak tidak mau, cintaku online terus, fesbukan terus,
tadi ada yang lebih besar, tapi keluaran lama, jadi kakak pilihkan yang ini. ini keluaran terbaru". ucapnya.

kucium tangannya...
terima kasih kakak, cinta bahagia banget...
terima kasih telah hadir di kehidupan cinta..
terima kasih telah memberi kesempatan pada cinta untuk mengenal kakak
mencintai kakak...
bantu cinta untuk menjadi yang terbaik untukmu, meski cinta tidaklah sempurna...

to be continue part 2 :D
------------------------

Rinduuuu.....


Kulukis memori
dengan jemari waktu
berwarnakan butir-butir
air mata rindu

Aku rindu sekali,
Terkadang, aku sampai menangis menahankan rindu ini...
Bisa ndak ya, gara-gara rindu....
Seseorang mati??? heeee....^_^



_01-02-11_

Love of my life

Love of my life...
you've hurt me...
You've broken my heart and now you leave me..

Love of my life...
can't you see...
Bring it back, bring it back
Don't take it away from me, because you don't know...
What it means to me

Love of my life....
don't leave me...
You've taken my love and now desert me...
 
You will remember ...
When this is blown over...
And everything's all by the way ..
When I grow older....
I will be there at your side to remind you...
How I still love you....
I still love you....

Back - hurry back
Please bring it back home to me
Because you don't know what it means to me -
Love of my life
Love of my life

_I still love you_


DOA KU.....










Ya Robb..
Ajari aku tersenyum meski berat pundakku memikul beban..
Ajari aku berlapang dada meski banyak yang menyesakkan jiwa..
Ajari aku trus berusaha meski butuh waktu  untuk menggapai mimpi..
Ajari aku rendah hati karena Engkaulah yang Maha Tinggi..
Bantu aku untuk tidak takut gagal meski tantangan ada didepan mata..

Sungguh..

Kerasnya perjuangan ini, moga sebanding dan lebih dgn manisnya diakhr p'juangan nanti.
Aamiin ya robb..




Diari, 13 April 2011

Ku urai lamat-lamat...
airmataku...
Memberi space pada pernafasan...
Agar ia mampu melanjutkan kehidupannya...

Duhai Rabbku...
Jauhkanlah diri ini, dari semua rasa yang membelenggu diri..
Aku hanya ingin takdir yang terbaik menurut pandanganMU

Dulu....
Ketika semua begitu menderita..
Aku membebaskan diri dengan belajar untuk tidak memperdulikan apapun...

Kini...
Ketika semua begitu menguliti dan menyiksa...
Aku hanya akan belajar IKHLAS...
Menyerahkan semua urusanku ini padaMU...

Karena yang bisa aku lakukan hanyalah..
-Menyikapi hari kemarin dengan KERELAAN...
-Menghadapi hari ini dengan KEYAKINAN akan sebuah harapan yang tersimpan dihati..
-Mempersiapkan hari esok dengan KEBERANIAN..

Tidak perlu sibuk membalas kesedihan ini dengan keburukan..
karena tanpa dendam dan membalaspun, Alloh pasti mengadakan balasannya, baik kita tahu ataupun tidak tahu....

Bila harapan itu..
Hanya diberi izin untuk hanya dihati ini...
Harapan itu akan terus aku pupuk...
Agar bisa mekar pada saatnya..
Teruslah " bermimpi" insya Alloh akan terwujud pada masanya...

Etape ini....


hanya cerpen
Rabb…
Kenapa hati ini begitu sangat lelahnya ??
Kenapa rasa enggan meniti hari esok bergelayut dibenakku ??
Aku tau ini tak pernah ENGKAU sukai..

Rabb…
Kenapa setiap detiknya hatiku menangis ??
Setiap saat pula aku tersenyum ceria..
Sudah matikah hatiku untuk kehidupan ini ??
Sehingga hanya kamuflase dalam ragaku..

Andai masih tersisa tanya,
mungkin aku hanya akan mencibirmu wahai diri…
Ramadhan sebagai penempaan diri menjadi insan mutaqin..
kini... engkau malah terlempar pada lorong kematian…

Tidurlah… tidur... wahai jiwa...
Hilangkan sejenak segala gundah lara
Letakkan segenap resah hati
Kuingin melihatmu bersinar kembali
Dengan senyuman...
Dengan semangat menuju hari2 bahagia yang tengah menanti

Tidurlah tidur ... wahai cinta
Kutunggu riangmu dengan merdunya suara
Kunanti tawamu tenangkan rasa
Kuingin melihatmu memancarkan pesona...
Meski sama sekali ku tak dapat melihatmu..
ku tak dapat rasakan wujudmu...

Wahai jiwa... wahai cinta
Jika terbangun nanti...
Ingatlah Rabb yang masih menjagamu untukku
Ingatlah aku yang masih menantimu
Dalam lelap... ku panjatkan segala doa..



Hilangkah?...Berubahkah?...Kemana engkau??,,,,

(Secret Garden - adagio)
kemana engkau??...
entahlah kemana dia, aku juga sedang mencarinya.. kucari ia disetiap sudut2 ....
ku kira aku menemukannya disana, ternyata hanya fatamorgana jiwanya yang kutemui, terus kucari hingga dipuing-puing reruntuhan, siapa tau ia tertimbun disana, aku mendengar tangisnya disana.., 
ahh sedikit senyum merekah dibibirku...
kuberharap suara tangis itu yang kan mengantarkanku menemukannya...
agar dapat kudekap dan ku peluk dirinya,lalu kubisikkan padanya, kembalilah...aku masih membutuhkanmu, temani aku hingga takdir mengantarkan kita menuju sisi RABB kita....

namun reruntuhan ini menuntunku menuju pada lorong yang sepi...lorong yang dingin, lorong yang berbau kematian,
tidakk!!!!!!!! .....
aku menjerit sekuat tenaga, engkau belum mati, bukan disini tempatmu…..tak kasihan kah engkau padaku?? jangan tinggalkan aku, aku akan menjadi mayat hidup tanpamu..

kuberlari sekuat tenaga menyusuri lorong ini berharap segera menemukanmu sebelum terlambat kutemukan kau menjadi mayat..

aku mendengar tangismu amat menyayatku…..
dimanakah ujung lorong ini?? mengapa tiada kulihat ujungnya meski tlah tak kulihat lagi pangkalnya…..
dimana engkau terkapar??

berhari-hari bahkan bulan telah kususuri lorong ini, dimana engkau??
gelap…..
ya…gelap...
lorong ini mulai gelap, namun belum jua kutemukan dirimu….

tersimpuhku dilorong yang begitu menusuk indra penciumanku bau kematian...
tidak!!!!!!!
sekali lagi aku menjerit sekuat tenaga disertai nyeri kurasakan...
engkau belum mati....
engkau tak boleh mati...
Tolong aku...
adakah yang mendengarku??...
kucoba berjalan kembali menyusuri lorong yang semangkin gelap ini..
tolong aku.... 
beri aku setitik cahaya, agar dapat kulanjutkan pencarianku...
agar dapat kususuri lorong ini, menemukannya....
membawanya kembali.....

Kemana engkau????...
Pada siapa harus kutanya??..
jangan biarkan aku juga ikut lelah bersamamu...
kembalilah..

kembalilah menjadi seperti yang dulu jiwaku...
aku merindukanmu...
aku ingin selalu melihat senyummu kembali..
aku ingin menikmati keceriaanmu yang dulu lagi..
semangatmu...kemandirianmu...
berpijarlah kembali...

engkau masih ingatkan, mengapa kita pilih menjadi bintang dari pada bulan??
karena bintang adalah dirimu...diri kita..
kembalilah jiwaku...

bukankah kita telah berjanji, tak akan memberikan airmata kita untuk dunia???
tapi mengapa, kini engkau malah berada dilorong berbau kematian ini???....

akan terus kususuri lorong ini,,,
menemukanmu... membawamu kembali...
tapi sanggupkah aku?? lorong ini gelap jiwaku...
bisakah engkau juga membantuku untuk dapat menemukanmu dan membawamu kembali??...



Aku telah lelah mengikuti semua langkah kaki ini..



Dia tak  pernah tau dan perduli sejak kapan aku mendambanya..
Dia tak pernah tau dan perduli ketika aku rapuh karenanya..
Dia tak pernah tau dan perduli diamku adalah jawaban dan kesedihan..
Dia tak pernah tau dan perduli senyumku adalah bahagianya..
Dia tak pernah tau dan perduli aku menangis untuknya..
Dia tak pernah tau dan perduli tangisku adalah kesedihannya..

Dia tak pernah tau dan perduli betapa melelahkannya hidupku dengan harapan semu ini..
Dia tak pernah tau dan perduli kujalani kehidupanku tanpa tujuan…., 
tanpa bisa merancang masa depan dan perencanaan, hanya mengalir begitu saja… 
sesuatu hal yang bukan diriku , karena terjerat harapan semu yang aku juga tidak tau mengapa ia kubangun…yang justru siap ntuk menguburku dalam kebosanan..

Dia tak pernah tau dan perduli ku batalkan semua 'proses' hanya untuk menunggunya..
Dia tak pernah tau dan perduli entah sampai kapan hati ini tetap tertuju kepadanya..
Dia tak pernah tau dan perduli bagaimana aku terjatuh saat dia meninggalkanku.. 
Mengacuhkanku.. ..
Mendiamkanku....
Menggantungku....
Menceritakan dan membanggakan teman spesialnya padaku...

Yang dia tau aku hanyalah seseorang yang tak harus di pikirkan.. 
Yang kapan dia ingat, ia sapa...kemudian dengan mudahnya melupakan...
yang semuanya dapat dijawab tidak penting..., apa penting....,
yang bisa dengan mudah dijawab kesalahan persepsiku...

Aku telah lelah mengikuti semua langkah kaki ini.. 
Namun aku juga tak kuasa..
datangnya begitu tiba-tiba 
Menjerat erat setiap detik pertahanan hatiku...











You Are Not Alone...


Judulnya sie, ndak sama dengan isi tulisannya, tapi disesuaikan saja ya? hehhee..biar kerenan dikit gitulah..
Sebenarnya pengen banyak nulis2, tapi sepertinya harus distop dulu aja deh ..tapi boleh jugalah sesekali nulis lagi di bulan ramadhan ini, tapi ndak janji deh.. kalo untuk Fb emang iya tuh…habisnya terkadang kalo buka FB itu banyak temen2 yang mau dikunjungin akhirnya banyak waktu yang terpakai buat FB… maaf dulu lah ya FB…aku mau mengisi Ramadhanku dengan sebaik-baiknya, Kalo ini Ramadhanku yang terakhir, Ramadhan bisa datang kepadaku dan menolongku, kalo dirimu Fb tau tuh… …*lagian juga paket internetnya habis, jangan isi dulu aja deh ^_^
------
you are not alone..
I am here with you..
Though you’re far away..
I am here to stay..
You are not alone…
I am here with you…
Though we’re far apart…
You’re always in my heart..
You are not alone…

------------------------------
5  Ramadhan 1431 H
********
Seperti Ramadhan-ramadhan sebelumnya menikmati sahur….berbuka….... sendirian… ya hanya sendirian......pun demikian halnya ramadhanku kali ini.... sendirian…masak-masak sendiri, makan-makan sendiri,hiks.. kalo ini lyrik lagu dangdut ^_^

tapi ramadhan pertamaku ndak sendirian, Alhamdulillah bersama keluarga, meski bukan bersama orang tua. walau -2 hari sebelum ramadhan harus jatuh dulu, tau tuh lagi mikirin apa pas naik motor hingga jatuh gitu?? akibatnya malas maem…trus ndak maem…ndak maem akhirnya sedikit ndak fit… *kiranya masih manusia biasa,kalo ndak maem..ndak maem… sakit juga ^_^.
Tapi merasa ada keanehan ndak?? masa` iya, jatuh… trs ndak mau maem, ndak mau maem…kayaknya yang jatuh pysiknya yang kena pikirannya, hehehhe… *padahal ndak mau maemnya dari sebelumnya ..kondisi ini menyedihkanku *sambil menitiskan air mata, gimana ndak sedih ibadah ramadhanku jadi ndak maksimal * ya Alloh berilah hamba Kesehatan, agar bisa beribadah kepada-Mu dengan baik dan benar. amiin.
--
Ramadhan ke dua, berbuka sudah sendirian lagi dehh :(
trus pas ramadhan ke 3, aku bobo jam 02.00 ..eehhh aku sahur telat..bangun jam 04.00. itupun Alhamdulillah karena ada yang bangunin * sedihnya jadi ndak bisa Lail lagi, Cuma bisa tilawah 1 lembar :( emang sie waktu imsak jam 04.47.
Ramadhan ke 3 dilalui dengan Program terlaksana 85%  * sedih….Ya Alloh berikanlah aku kesehatan agar bisa beribadah kepada-Mu dengan baik dan benar. amiin
--
Ramadhan ke empat, Alhamdulillah…aku bangun sahur ndak telat, jadi bisa Lail lagi..tilawah..tadabur..nambah hapalan ^_^ plus bisa bangunin P. kodok, hehehe :D
Alhamdulillah Ramadhan keempat dijalani dengan program terlaksana 100%. ^_^
---
Ramadhan ke lima, Sedikit Telat lagi bangunnya :((, jam 3.30 , lagi2 alhamdulillah karena ada yang bangunin, Alhamdulillah masih bisa Lail…*dipikir2 alhamdulillah juga ada yang bangunin, meski kadang dibangunin jam 04.00...
Ramadhan ke lima ini, dipanjangin dikit ya, ceritanya, hehehhe
seperti biasa kayak lirik lagu diatas, masak-masak sendiri ^_^. menu buka hari ini sup daging, dendeng, goreng emping.. sempat tergoda lagi sie mau beli pisang sebagai pencuci mulut, tapi teringat sama si nyamuk.. dia paling demen banget tuh sama diriku, nempel-nempel gitu kalo aku banyak makan pisang :( * aku kasih bocoran dikit ya, nyamuk tuh paling suka dengan orang yang suka makan pisang, katanya aroma pisang membuatnya ndak ku-ku * hiks ^_^.. atau karena akunya yang manis kali ya?? *sambil bersemu merah :”>. akhirnya diganti dengan buah lain ajalah..

kalo baca sekilas ceritaku diatas, pasti kesannya aku orang yang jago masak khan?? hihihihih *sambil tertawa dalam hati.. padahal setiap mau masak tuh, mesti putar nomor nelpon orang tua, nanyain bumbunya apa saja plus cara pengolahannya @-@ *jadi malu.. sssstttt ini hanya antara kita aja yang tau ya? jangan bilangin ke calon mertuaku kalo aku ndak bisa masak…awaslah pokoknya kalo sampai bocor, hehehe ~_~.

nah.. belanja kepasarnya ke pasar tradisional, sedih tau ndak sie… kurang mendapat perhatian pemerintah kelihatannya, kalo ditempatmu gimana pasar tradisionalnya?? malamnya khan hujan tuh..jadinya aku pulang dari pasar kayak baru pulang dari sawah:( *coba aza pemerintah lebih perhatian, menurutku inilah salah satu yang membuat kita malas belanja di pasar tradisional lebih memilih belanja di mall, selain tempatnya yang kotor apalagi bila musim penghujan juga tak jarang, meski tidak semua terdapat kecurangan terhadap timbangan…

Akhirnya…. berakhir juga ramadhan ke lima.. Cepat banget ya? gimana targetanmu?? program2 yang telah dirimu buat??
Oiya semua konsep program yang dirimu, aku buat bukanlah indah dalam pajangan, kosong dalam kenyataan, upayakanlah untuk rutin mengisinya untuk penataan diri kita, Manusia yang paling disukai Alloh SWT adalah yang mampu mengenal dirinya dan menata dirinya. Menurutku pemaksaan diri untuk kebaikan akan lebih berharga karena disinilah bukti kita mampu mengatur diri. 
Motivator sejati ada dalam diri. Tinjau kekurangan dalam diri dan jadikan ia sebagai motivator. Berpikir optimis bisa menjadi pemenang merupakan wujut nyata menyakini kekuatan akidah. Yakin pada Alloh = Kekuatan Akidah = Membuka Optimisme. Ingatlah, jangan jadikan syaitan menjadi sosok yang lebih paham tentang diri kita. Keimanan kita ditangan Alloh SWT dan kita sebagai penggeraknya bukan di tangan Syaitan.

Buatlah grafik mingguan tentang program yang sudah kita jalankan untuk evaluasi mingguan. 
Buat juga jadwal khusus untuk program harian atau mingguan beserta waktu-waktunya.
Untuk Iqob (hukuman), lebih baik ditekankan pada iqob fisik, karena jika untuk mengiqop pada penambahan amalan dikhawatirkan ndak kita jalani. jadi upayakan target selama sebulan tercapai dan kalau belum mampu mengatur diri upayakan jangan menambah target baik itu melalui iqob maupun yang lainnya.

Setidaknya begitulah aku dalam menjalankan program Ramadhanku..
udahan dulu yak…
Jangan lupa berdoa untukku :)

Cerpen " Diary, 29 Maret 2010; Coretan Kecilku

Dy…
Mungkin karena aku tidak pernah bermimpi jadi dosen kali ya?? Atau mungkin karena tidak berambisi untuk jadi dosen?? Atau entahlah aku juga tidak tahu, yang jelas episode kehidupan yang sedang kujalani sekarang, terkadang memberikan rasa aneh, lucu pada diriku…
Seperti hari ini, senin, 29 maret 2010 ini adalah hari pertama mereka ujian Mid Semester pada Semester genap ini.

Engkau tahu tidak Dy…aku dulu tidak pernah membayangkan bahkan terbesit sekalipun bahwa kelak, aku akan duduk didepan seperti sekarang ini, mengawasi mereka ujian.
Berbeda rasanya ngawas anak SD atau SMP atau SMA..

Aku nggak tahan Dy.. untuk tidak tertawa, melihat mereka….lucuuu banget ^_^ tahu nggak sie? Perilaku mereka membuatku benar-benar ingin tertawa lepas..
Lihat kekanan…lihat kekiri…trus lihat kedepan….gerak sana!...gerak sini!! ^_^ …. Lihat kedepan lagi…hiks ^_^ ini bener-bener membuatku tak kuasa untuk menahan diri untuk tidak tertawa…, bukan masalah GR karena dicuri-curi pandang, bukan….tapi ini pemandangan yang amat lucu kurasakan..

Imajinasiku lantas mengajakku terbang ke masa lalu, ..…
Mengitari lorong waktu dan akhirnya berhenti pada satu episode masa-masa kuliah dulu:)
Berarti dulu itu seperti itu? Hiks…
Tapi aku bukan bagian yang buat lucu itu kok, soalnya kalo ujian selalu duduk didepan :D
--
Hmmm…udahan dulu yak, lain waktu sambung lagi Dy…
Cuma ingin melepas bosan dengan tumpukan buku ekonomi yang harus ku baca…ku pahami untuk menambah wawasanku….ya…selain rindu juga padamu Dy…..
By….by….

Diary, 08 February 2010



Hanya cerpen kok ^_^
*****
Dear : Diary....
Pikiran lebih jahat dari kenyataan, mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk sebuah resahku selama ini…
Hmmm…mungkin apa yang akan aku goreskan ini, amat konyol bila harus ditulis disini?, tapi apa perduliku…aku hanya ingin tampil apa adanya diriku..dan aku hanya ingin mengenang sesuatu yang mungkin suatu saat ketika aku membacanya kembali aku akan tersenyum seraya berkata betapa lugunya aku, hiks …. ^_^, ternyata dalam perjalanan hidupku aku pernah punya episode kehidupan seperti itu, ehehehe ~_~

Hari itu, tanggal 08 februari 2010, itu adalah awal pertama kalinya aku menjalankan amanahku sebagai lecturer…di semester genap ini
Bayangkan..sebelum menuju hari itu, betapa sedikit tersiksanya aku, di perdaya oleh pikiran-pikiranku, oleh ketakutan-ketakutanku atas sesuatu yang belum terjadi dan kemungkinan juga tidak akan terjadi…aku terus dicekoki kekhawatiran-khawatiran pikiranku sendiri..dan lebih konyolnya, aku meragukan kemampuanku sendiri, betapa malangnya diriku, memiliki jiwa sepertiku yang tidak menghargainya :(
--
Heheehe, mungkin itu adalah rasa standar yang dialami setiap orang untuk pengalaman pertamanya apalagi bagi diriku yang tidak merajut mimpi untuk menjadi seorang lecturer*hiks….pembelaan diri

Kalo harus ngajar anak SD, SMP atau paling banter anak SMA sudah pernah ihh dijalani, atau mahasiswi juga penah, misal jadi kakak mentor, xixixixi ^-* tapi inikan kondisi yang berbeda walau seharusnya tidak ada beda,
ya….begitulah pikiranku terus menakut-nakutiku..
Apalagi ditambah info, aku masuk pada anak semester atas (enam), dengan riwayat kelas pernah unjuk rasa *biar agak halus dikit bahasanya ^_^ ke fakultas untuk mengkudeta dosen yang mereka anggap tidak bisa ngajar pada mata kuliah yang mereka ambil:(
So..sangat wajar dunk, aku dikerjain pikiran-pikiran konyolku melihat diriku yang baru pertama kali memasuki dunia ini *pembelaan diri lagi, hihihi ^_^

Tapi jangan salah, meskipun aku tidak pernah memimpikan untuk menjadi lecturer, ini bukanlah sebuah pelarian, bukan sama sekali, aku memaknainya sebagai amanah dakwah, karena aku bukanlah penganut orang yang percaya pada kebetulan, yang aku percayai adalah takdir, bahwa semua telah tercatat di lauhfuh mahfuz. Dan aku juga tidak tahu akan sampai kapan aku berada disana dengan status sebagai lecturer, tapi setidaknya hal sederhana yang dapat aku lakukan sekarang adalah memisahkan tempat duduk antara mahasiswa dan mahasiswi agar tidak terjadi pencampur bauran.
Aku sadar betapa sedikitnya ilmu yang ku pahami, sehingga aku harus terus belajar, dan belajar…

--
Hari itu telah kujalani dengan baik insyaAlloh, dan membuatku tersenyum…ahh….betapa selama ini engkau begitu membuatku resah pikiranku…yang ternyata kenyataannya tidaklah begitu menakutkan seperti filem2 yang kau perlihatkan padaku, yang ternyata filem itu tidak lulus sensor akhirnya tidak jadi nampil dalam episode kehidupanku, hiks…

Hari itu aku tampil dengan blazerku, aku setuju dengan ungkapan CARA mengajar lebih penting dari bahan yg diajarkan, dan PENAMPILAN lebih penting dari cara yang diajarkan, dan juga tentunya untuk membedakan juga siy, mana lecturer dan mana mahasiswinya ^_^

Alhamdulillah share ilmu berjalan lancar, meski diawal pikiranku juga sempat ngerjain aku lagi, mengingat mata kuliah ini 3 sks, waktu yang lumayan lama dibandingkan yang bobotnya hanya 2 sks, hiks…hiks… ^_^
tapi semua alhamdulillah berjalan lancar,baik penyampaian materi maupun diskusi-diskusi yang terjadi alhamdulillah bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan mereka. meski diawal sempat dua kali terjadi insiden kecil ~_~, lidahku keseleo dengan menyebutkan diri “kakak” spontan suara disudut-sudut belakang terdengar riuh…sambil senyum-senyum mereka mengeluarkan suara “kakak!” kakak!” huft….tahu sendirilah siapa penghuni-penghuni bangku – bangku belakang….
--
Didunia nyata, panggilan ibu itu ternyata cukup menggelitikku ^_^ ada yang aneh rasanya terdengar ditelingaku saat mereka memanggilku begitu, hihihi @-@ * habisnya sama besar siy ~_~
dan ada yang terasa lain, dimejaku selalu tersedia minuman yang mereka sediakan untukku…*Alhamdulilah dapet minuman gratis ^_^ tentunya halal dunk :D
--
Diujung perkuliahaan ini, sebelum mata kuliah ditutup masih dibuka kesempatan untuk bertanya, disudut kanan belakang, seorang mahasiswaku mengangat tangan, bu! Tanya
“ibu kalo shoping di mall mana? Bisa diantar?! hiks…hiks…tanpa komando langsung saja kelas jadi sedikit gaduh, tahu sendirilah yang suka duduk-duduk dibangku belakang itu tentunya kaum adam. perkenalan yang bagus aku rasa, kreatif juga pikirku, dengan begitu aku jadi ingat namanya, ehehehe
---
Begitulah pengalaman pertamaku, lugu banget ya?
Ada sedikit yang berbeda kini, setiap memasuki kawasan kampus, sapaan “Bu! Kerap terdengar ditelinga, membuatku menyadari akan posisiku sekarang,
dan satu hal, hobiku yang suka bermain ke time zone, kini benar-benar harus terdelete yang selama ini, masih sesekali aku bermain disana, ya itu adalah salah tempat alternatifku yang kudatangi bila aku sedang memiliki masalah, memasukkan bola kekeranjang itu adalah salah satu permainan pilihanku
--
Alhamdulillah..akhirnya ngantuk itu menghampiriku juga ^_^, betapa tidak sukanya aku dengan kondisi resah dan gelisah seperti ini, membuatku sulit tidur :( padahal badanku sedikit ndak fit, seharusnya aku butuh istirahat cepat...tapi tak apalah, aku juga rindu padamu diary :)
hmm...diary! Ntr kita lanjutin lagi ya, aku mau bobo dulu…sebelum si ngantuk itu pergi lagi….:)

Memaknai Kehidupan : Satu Tepukan di Pundakku..



Hanya Cerpen
Miss u my angel….
satu pesan tampil pada jendela YM ku…rasanya tidak membalas sapanya juga tidak mengapa, karena aku juga saat itu sedang dalam keadaan invis, tapi ku urangkan niatku, aku tahu, beliau dapat mendeteksiku kalo pada saat itu aku sedang online meski dalam keadaan invis, karena beliau juga perna mengajariku cara mendeteksi teman list YM yang invis, terlepas dari itu, aku juga merindukannya, sudah sangat lama sekali aku tidak ngobrol dengannya..semenjak beliau sibuk dengan ekspansi bisnisnya dan semenjak beberapa kali pesan YM ku diabaikannya, terkadang aku masih suka ngambek bila pesan YM ku diabaikan.., sangat konyolkan?? Tapi begitulah…aku sedang belajar untuk merubah sifat jelek itu..

Satu senyum, mengawali perbincangan itu…
"Alhamdulillah, senang bisa berbincang denganmu nak, abah pikir benar-benar kehilanganmu"…, "maksudnya abah?"
"Kemana saja? Ada apa dengan mu nak? "
"Masih belum paham abah…,"
"status facebookmu dan facebookmu?"
Ku balas dengan sebuah senyuman dan ringan tanpa beban aku hanya menambahkan kalimat, 
"ingin rehat sejenak abah…"
"seharusnya abah tak mendengar darimu nak...
karena energimu, abah tahu sangat besar
abah banyak terinspirasi dari energimu…"

"apakah ada yang salah dengan status itu abah?"
"bukan masalah benar atau salah nak.....
jika kau memberi energi bagi yg lain...jangan pernah lemahkan kembali mereka
bidadari itu bukan hanya panggilan kesayangan abah, namun juga mewakili segenap kesempurnaan"
"maafkan abah..."
"sekali lagi bukan tentang benar atau salah...
bayangkan...ketika abah melepas bintang, dia menerangi setiap jejak2 kebingungan...namun di tengah jalan bintang itu kebingungan dengan benderang sinarnya..."
"aku juga punya sisi lemah abah, aku hanya butuh waktu.."
"kita bicara kualitas nak!"
"Maafkan abah, entah mengapa hanya ingin begitu..
status itu terkesan apa yang tertangkap abah??"
"orang yg terhimpit"
"benarkah??"
"ada penjelasan yg lebih mengena?"
"yang jelas, aku kurang bisa mengontrol perasaanku, bila aku sedih, terluka, kecewa....aku akan sangat sedih sekali.. dan lari.....mencoba menghindarrr.....mencoba menjauh.... mencoba menghilang.....sampai aku menemukan kekuatan untuk muncul, menatap ....memandang "dunia" : ya hanya...itu yang selalu aku butuhkan..."
"engkau bahagia seperti itu nak?"
"aku tersiksa abah, tapi lebih baik begitu bagiku
krn aku hanya butuh waktu untuk menemukan kekuatan itu"

"Nak...abah masih harus mendorong ya?"
"Adakalanya bintang itu tidak bersinar karena tertutup awan kelam, abah.."
"tertutup awan kelam bukan berarti bintang tak bersinar???"
"dia memang akan tetap bersinar, tp bukankah sinarnya tertelan?"
"bintang adalah benda yg bersinar..."
"sinarnya tertelan kelamnya awan abah
tak mampu menembus kelamnya awan
tapi setelah awan berlalu....dia akan bersinar kembali abah.."
"lalu apa istimewanya jika hanya mengkuti "kebiasaan kerumunan"???
tenggelamlah dlm kerumunan
berjejer menunggu awan berlalu..".
"aku...hanya kurang pandai mengontrol perasaan abah
hanya itu...
hanya butuh waktu...aku pikir begitu....
aku juga tidak tahu, akan sampai kapan aku bisa mengolah perasaan sedihku, lukaku untuk tdk lari...menghindar....menghilang…menjauh…"

"abah membuat presure padamu nak?
Fany adekmu...beberapa kali menangis pulang sekolah karena pipis di jok mobil jemputannya...
menangis diolok temannya setiap kali itu terjadi...
tidak ada masalah ketika ia bisa menahan pipisnya...
tapi bgmna jika menjelma menjadi "trauma" baginya...
akhirnya abah sarankan ia u "melawan" olokan temannya
kini...tak ada yg berani mengoloknya dan ia tak pernah pipis lagi di mobil jemputannya"

"aku harus bagaimana abah.."
"abah yg bertanya padamu?
apakah yg abah lakukan pada adekmu benar?"

"bagaimn mungkin aku mengatakan salah, sedangkan hasilnya aku sdh tahu??
kini...tak ada yg berani mengoloknya dan ia tak pernah pipis lagi di mobil jemputannya
bukankah itu yang diharapkan???"

"karena abah mengenal benar "masalah" itu hanyalah dari anak2, namun menjadi besar bagi Fany karena dia juga anak2...
kau ingin menjadi besar dan masalah itu menjadi sekecil anak2...atau...masalah itu kau anggap besar lalu melihatmu seperti anak2 ????"
"abah tak bermaksud menghakimimu...abah hanya ingin menepuk pundakmu di saat2 seperti ini..."

"terima kasih abah
aku tidak tahu hrs berkata apa lagi?
apakah hrs bertanya??
lalu apa yg hrs aku lakukan??
atau jadi bagaimana?
atau....??"

"istirahatlah nak....abah bukan sedang mendiktemu...
kenalilah dirimu lebih seksama
sehingga kau tahu...tak semua orang diberikan karunia sepertimu
akhirnya kau akan tahu....kenapa sinarmu tak seharus redup...
i miss u bidadariku..".
------
Satu nada dering kamisama milik edcoustic membangunkan dari tidurku…
Kulirik jam menunjukkan pukul 03.00 WIB, aku Cuma bermimpi…
Ah…..abah, aku tahu dalam diammu engkau selalu memantau anakmu, dalam keacuhan sikapmu yang kurasakan, engkau selalu memperhatikan aku.., aku tahu engkau tidak meninggalkanku, tapi terkadang aku tidak terbiasa dengan semua diammu, dengan semua ke cuekanmu…, 
apakah semua dari kaummu memiliki sifat seperti itu?? Betapa tidak menyenangkannya bagi diriku dengan sifat seperti itu, karena aku lebih suka pengungkapan setiap saat akan rasa sebuah hati, aku rasa semua dari kaumku juga memiliki keinginan yang sama, 

teringat kata-kata ummi disuatu senja “Nak! Bila kelak engkau menemukan suamimu yang tidak pernah mengungkapkan cintanya, jangan menganggapnya tidak mencintaimu, tidak menyayangimu karena mereka mencintaimu, menyayangimu dengan pengungkapan melalui cara mereka sendiri…, 
Ummi!! Saat engkau mengatakan itu, aku berdoa dalam hatiku, agar Alloh menganugerahkan kepada kaum adam, kemampuan mengungkapkan setiap ketulusan mereka..,

hufft…..
layar monitor laptopku masih menyala sedari tadi dengan satu instrument the secret waterfall yang diulang2nya..
aku masih terdiam ..,…ah mimpiku…..tepukanmu di pundakku menyisakan perenungan setiap untaiannya…

Sebuah Permintaan....




Bila jasadku terbaring pada tanah bumi
beri aku sejuta doa,
jangan kau beri aku satu tetes airmata kesedihanmu...
karena airmata yang jatuh di tanah makamku,
akan membuat aku tersiksa oleh ratap tangisan hatimu...


Pelabuhan




Kenapa tak pernah kautambatkan
Perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya Satu
Pelabuhan tenang yang mau menerima
Kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada
Satu pelabuhan kecil, yang kemudian
Harus kaulupakan,
Mengapa tak kaucari pelabuhan lain,
Yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kaumau,
Buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
Pelabuhan mana yang ingin kau singgahi
Untuk selamanya
Hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
Rumah dan pelabuhan hatimu..
(Tias Tatanka)

Mimpi itu.... * diary 25 Des 09


Jepang! siapa siy yang tidak ingin ke Negeri Sakura itu...
aku adalah bagian dari kalian yang ingin sampai kenegeri matahari terbit itu, sebenarnya aku tak ingin mengingatnya, karena aku telah mengubur mimpiku secara paksa..
tapi hari ini....
memori itu melintas begitu jelasnya..



berawal dari sebuah hadiah alat makan jepang yang dikenal dengan sumpit dari seorang teman yang baru pulang dari negeri itu, sebuah benda yang sederhana namun mampu membawaku pada masa silamku...




ah......semua bagai bermain dipelupuk mataku..
Saat Pembatu Rektor 1 ku, menyerahkan formulir pertukaran mahasiswa jepang yang ku tolak...
saat bagaimana padatnya jadwalku membagi waktu yang hanya 24 jam itu...
membagi waktu atas diriku sebagai hamba-Nya yang ingin kembali pada-Nya pada Jannah-Nya yang tertinggi, dengan tugas-tugas kuliah, dengan bisnis kecil2an ku yang kurintis, dengan privat bahasa jepangku, dengan privat bahasa inggrisku..


Saat awal-awal belajar, Saat aku harus tidur larut malam mengerjakan tugas menulis hiragana, katakana...
Saat aku harus berkutat dengan cara menyusun kalimat, membaca artikel dalam tulisan negeri sakura itu...
Saat aku harus malu, ketika tidak bisa menjawab pertanyaan senseiku dalam bahasa negeri itu..
Saat begitu semangat itu .....


profesorku??....
ahh.....aku sudah tidak pernah lagi berkomunikasi dengannya..
aku teringat saat pertama kali bertemu dengannya, professor Masuda Kazuya...
saat pembatu rektor 1 meminjamkan ruangannya untuk pertemuan itu..
sosok profesor yang berpenampilan amat biasa, terus terang aku sangat terkejut dengan penampilannya waktu itu...
begitu jauh dari apa yang ku bayangkan...



hidup adalah pilihan..
termasuk impian yang ingin ku gapai...
ku lepaskan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu


tapi....
ahh sudahlah...
akupun bahkan tak sanggup untuk mengenangnya..
meski jujur, impian itu belum sepenuhnya pudar...
meski jujur, doa itu masih terkadang ku lantunkan pada sang Pemberi Yang Terbaik..
tapi...apalah arti sebuah doa tanpa usaha?
entahlah...