Container Icon
Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan

Ahhh..... Bahagianya



Jauh darimu, membuatku sedikit uring-uringan...
ditambah selama 12 hari aku tiada dapat menghubungimu atas kepergianmu kali ini..
ditambah lagi, satu hari sebelum keberangkatanmu, aku sedikit membuatmu emosi
lagi-lagi, karena sikap kekanak-kanakanku...

aku???
apakah masih sulit engkau atur?? maafkanlah aku...

tapi hari ini aku bahagia sekali....
engkau telah pulang...
ahh benar kiranya, kata pujangga
" cinta datang tiba-tiba"
" tanpa perduli siapa"
" dan darimana asalnya" 


" cinta takpernah memilih"
" walau berkeping-keping pedih"
" tetap tersenyum tanpa aroma sedih"


"karna cinta yang sebenarnya"
"menerima apa adanya"
"karena dalam cinta, tiada berlaku sebab dan syarat"

_kan Kujaga Amanahmu_






_Tentang Rindu_



Kerinduan dan kenangan adalah anak-anak sungai yang sebenarnya memuara pada cinta. sebab, rindu akan terasa karena adanya cinta. kenangan akan ada karena merasa memiliki cinta.


---------
Rindu....
Rindu itu abstrak

Seandainya rindu bisa kutitipkan pada angin
Bisakah dia mendengar?

Seandainya rindu bisa kutitipkan pada ombak dipantai
Akankah sampai padanya?

Mungkin aku bisa menitip rindu pada bulan dan bintang. 
Meski kita berjauhan, kita tetap memandang langit yang sama bukan?

Ah..khayalanku…

Itu semua karena rindu yang membelenggu.
------
Dan untukmu yang telah memberikan rindu ini,
Mengapa kau berikan lewat bayangan untukku?
Rindu ini tak mudah kuartikan dan kujalani sendiri,
Sedang aku tak tau bagaimana kau merindukanku.

namun salahkah aku merindukanmu....?
Apakah rindu ini karena engkau merindukanku juga...
Maafkanlah jika aku kurang bijaksana,
karena telah menuliskan cerita kerinduan ini untukmu

Bila suatu saat kau anggap aku hanyalah sebuah tulisan tanpa makna,
Aku pun tak kan membencimu sebab di dirimu kudapati keindahan ini.
Karena aku tak pantas membenci sebuah keindahan,
karena indah itu adalah anugerah.

yaa......
ketika aku menjadi tulisan
janganlah kau membenciku
karena itulah aku
yang merindu....

ku kan tetap disini menunggu rindumu
meski rindu ini menjadi beban...

Jika malam telah lelah denganku dan pagi membuka pintunya untuk mentari.
Rasanya aku tetap ingin sembunyi mendiami sudut yang paling sunyi dari kegelapan,
Dimana kubisa jadikan ruang yang tenang untuk merangkai kata dari kerinduan yang tak berujung ini.





Rindu.....


Sengaja aku lalui "jalan" itu….
Mengenang setiap sudut yang pernah aku singgahi bersamamu..

Sengaja  ku buka lembaran itu…
Mengingati setiap kata yang pernah terucap, ketika kita masih di sini bersama...

Rasaku masih sama…. Seperti saat aku terima hadirmu, 
hari ini aku sangat merindu...




MILAD ku

sudah berapa lama ya, tidak pernah menyentuh blog ini, sampai diri ini hampir tidak ingat lagi email dan pass untuk masuk, heee *nyengir kuda sungguh terlalu :((
so....kita mulai saja yukk....
ceritanya hanya kangen corat-coret
saja....
==========================




ketika alarm kehidupanku berbunyi, mengingatkan aku akan jatah hidup yang diberikan oleh sang pemberi nyawa berkurang satu tahun lagi.  Waktu yang pasti itu akan semakin dekat.


Tundukkan wajahmu di depan cermin...
Pelan...pelan angkat sedikit demi sedikit sampai engkau melihat sosok seseorang di depan itu..!!
Itulah adanya DIRIMU hari ini


 
 
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat 
Sesungguhnya hitungan nafas kita telah di tetapkan
Dentingan detik telah di perhitungkan
Semuanya akan pergi tak akan bisa kembali

Tapi luka itu masih menyelimuti. seperti malam ini, luka itu terus menggores kehidupanku...
Air mata ini... ya air mata ini... semoga adalah sebuah pertanda bahwa luka itu pada akhirnya akan menumbuhkan bunga – bunga
bumi ini, tempat aku memijakkan kaki, tempat aku berdiri. Tempat aku mencoba berkali – kali bertahan dari gempuran luka. Tempat segala cita dan mimpi kurenda. Tempat bermuaranya segala air mata. Tempat aku menggapai – gapai cahaya. Tempat aku berusaha mempersembahkan yang terbaik bagi semesta. Tempat aku hidup, sebagai seorang manusia, hamba dan khalifahNya. Tempat aku mengalirkan noda dosa dan terkadang menyanyikan kidung surga. Bumi ini begitu luasnya, sementara air mata tak bisa tertampung sempurna.
-
Allahu.. rabbi.... 
wahai tuhan yang memiliki segala keagungan
Wahai tuhan yang telah memberikan selaksa cinta pada jiwa
Wahai tuhan yang telah meniupkan kehidupan. 
Hamba datang...
Hamba datang mengetuk pintuMu.
Hamba datang memohon kepadaMu.
Seandainya saja kau ambil nyawaku malam ini. Jadikanlah hamba seperti seorang “bayi” yang baru telahir dari rahim bidadari. Seandainya saja, kau menjemputku malam ini, berikanlah kebahagiaan itu pada seluruh orang yang kusayangi, pada cinta dalam kehidupanku, pada sahabat – sahabatku, pada manusia – manusia yang telah membantuku berdiri hingga saat ini...
-
Jika Engkau masih menakdirkan tubuhku terbalur luka. Ijinkan aku terus memunguti cahaya dari wajah – wajah purnama. Karena hanya itu yang bisa mengingatkan ku akan firmanMu.
“sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”.

Jika pada perjalanan berikutnya, ada badai yang lebih besar menghantam, kupinta, jangan biarkan sedetikpun iman di dada meninggalkan raga. Karena hanya itu yang bisa mengantarkanku menuju surgaMu, menatap wajahMu
-
Aku sering rapuh bahkan terkapar meski kadang setegar karang, meski kadang sekokoh bebatuan
-
Memang sangat mudah ketika berbicara tentang ketegaran. Namun begitu sulit dilakukan. Ketika berhadapan dengan badai. Ketegaran hanya milik orang-orang yang menjalani kehidupan dengan keikhlasan, dan memiliki senjata bernama tawakkal.
-
Aku menatap bintang. Kerlipnya menitipkan sebuah pesan. Bahwa kehidupan masih terus berputar. Perjalanan masih panjang. yang harus kupikirkan saat ini adalah bagaimana mengisi kehidupan mendatang dengan kebaikan dan kebaikan. Seperti bintang yang selalu menebar cahaya. Tanpa pernah kecewa meski hanya sedikit kepala yang tengadah kepadanya. Melihat keindahannya

-
Kututup malam dengan ribuan pijar bintang yang berteriak lantang, “, ENGKAU HARUS MENANG!


Senyum Orang Gila *oleh Prie GS

Hanya ingin berbagi, dari apa yang didengar..
-----

Saya suka melewati jalan itu...*jalan menuju TOKO SAYYIDAH, lewat sebelah rumah sakit jiwa juga bisa, heee.. tapi bukan itu yak.. ^_^
Salah satu daya tariknya adalah karena disitu mangkal orang gila yang selalu tersenyum.

Kesan pertama saya adalah;
" betapa senyum itu selalu memberi kesejukan bagi yang melihatnya, tak peduli apakah ia datang dari orang gila"

Kedua; Betapa senyum selalu mencerahkan wajah pelakunya. Meskipun orang itu jelas-jelas telah divonis sebagai gila, tetapi karena selalu tersenyum, ada gambaran damai di wajahnya.

Ketiga; inilah yang utama menurut saya; saya yang merasa waras saja, jarang tersenyum sebanyak itu dan semurni itu. Baik secara kuantitas maupun secara kualitas, senyum saya jelas bukan tandingannya.

Ada memang..
hanya senyum kuantitatif itu di wajah saya. Tetapi itu pun jumlahnya pasti tidak seberapa.
Yang tidak seberapa itu pun, berisi senyum-senyum yang terpaksa.
Terpaksa sok sabar,
sok baik dan sok ramah...

Keadaan sok ini membuat batin saya diam-diam malah terasa lelah.
Bibir saya tersenyum tetapi hati saya melayang entah ke mana...
Senyum itu, sejatinya nyaris lahir dari ruang hampa.
Jadi...
senyum kuantitatif inipun cepat sekali menghilang dari wajah saya.
Secepat itu datangnya...
secepat itu pula perginya tanpa meninggalkan jejak apa-apa.

Sungguh berbeda dari senyum orang gila yang seperti menetap selalu dibibirnya.
Selebihnya,
wajah saya ini kembali tertarik untuk melayani soal-soal yang membuat bibir cemberut dan wajah berkerut.

Pagi hari,
cukup hanya dengan membaca koran pagi, kening ini malah sudah mulai mengernyit.
Ada artis yang berdandan sebagai wanita solehah cuma gara-gara hendak mencalonkan diri sebagai petinggi dan ketika kalah cuma kembali pada dandanannya yang asli.itu saja bisa membuat saya marah, loh apa urusan saya itu kok marah?...

Atau setiap hari ada saja dikabarkan orang mati karena menenggak minuman oplosan, membuat saya marah, loh orang mati,...mati sendiri kok, kemarahannya ada sama saya??.
Dan intensitas ketegangan di wajah ini bisa ditingkatkan jika kita mau menonton televisi. Semua acara lengkap di dalamnya, mulai dari yang mengandung kejengkelan sampai mengandung kemarahan saya.

Jika senyum kuantitatif saja tidak seberapa jumlahnya,
lebih langka lagi pasti jumlah senyum kualitatif di wajah saya.
Ia hanya datang kadang-kadang saja. Tergantung apakah hari sedang cerah.
Tetapi jika rezeki sedang seret, tanggal sudah tua, kebutuhan sedang menumpuk, lah kok datang seseorang hanya untuk minta sumbangan, bisa mengepul uap di kepala saya. Tetapi itupun sudah sebab yang serius. Padahal untuk kesal, saya ini tak butuh penyulut yang serius.

Hanya karena waktu sudah mendesak dan itupun karena kesalahan saya sendiri,
istri kok bergerak terlalu lambat, anak-anak masih sibuk dengan ini-itunya, sudah cukup untuk menyulut kemarahan saya.
Padahal jikapun saya benar-benar telambat, dunia ini masih baik-baik saja.
Saya tidak akan dipecat dari pekerjaan apalagi keterlambatan ini tidak ada hubungannya dengan pecat-memecat. Keadaan ini hanya karena dorongan instink saya agar segera bisa sampai ke tujuan.

Jadi sikap buru-buru itu, lebih banyak tidak disebabkan oleh keterdesakan waktu, tetapi oleh perasaan saya sendiri.
Rasa buru-buru itu memang seperti menetap di dalam sini.

Ada banyak sekali persolaan hidup, termasuk di dalamnya adalah soal yang remeh-temeh maka cukuplah untuk mengusir senyum dari wajah saya.
Maka setiap melewati jalan, di tempat orang gila itu mangkal, saya seperti menemukan kembali senyum saya yang hilang
----
sekian ^_^...
kalo senyummu gimana??...

Sepenggalan...


Ya Alloh...
Kasihanilah hamba-Mu yang lemah ini...
Aku tak ingin kehilangan cinta-Mu..
Namun,.....
Hatiku tak bisa mengusir pesona makhluk yang Engkau ciptakan...

Ya Alloh...
Tuntunlah langkahku pada garis takdir yang paling Engkau Ridhoi...
Aku persembahkan hidup dan matiku hanya kepada-Mu....

Gantikanlah..



Maafkanlah...
Ya Alloh..
Atas isak dan tangis kami yang lemah ini..

Maafkanlah..
ya Robbi yang telah berprasangka buruk pada-Mu..

Berikanlah ya azis..
Ilmu ikhlas di jiwa
Berikanlah ya hakim..
Segala kemudahan..
Sebagai pengganti...

Hamba yakini..
Tiada ujian melampaui diri..
Hamba ikhlaskan diri
Dalam ketentuan-Mu

ya Alloh..
Gantikanlah tangis ini..
Dengan kemudahan-Mu..
Yaa azizul hakim...


`Idul Fitri 1431H


Disini teduh...
Hadir kukuh..
Dikelopak cerah segala bunga..
Dipucuk-pucuk hijau segala rasa..
Dan ketika pesona  `Idul Fitri ini hadir..
Ku harap jabat eratnya..

Mengikat segala molekul kasih..
yang bertebaran di udara...
dan memanfaatkannya di ruang ukhuwah hati kita..

Tapi...
Pesona `Idul Fitri yang kuharap..
Bukanlah pesona artifisial..
Tapi pesona sejati..,
Pesona Keihklasan..
Yang jantungnya adalah volume cinta kepada Alloh..
Yang detak nadinya adalah pengorbanan..
Yang setiap tarikan nafasnya adalah keberatian bagi orang lain...

Taqabballahu minna wa mingkum, kullu `aam wa antum bikhair..
Mohon maaf lahir batin..

Harapan Ramadhan..


Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna..

Selangkah demi selangkah
Setahun sudah pun berlalu
Masa yang pantas berlalu
Hingga tak terasa ku berada
Di bulan Ramadhan semula

Puasa satu amalan
Sebagaimana yang diperintahNya
Moga dapat ku lenturkan
Nafsu yang selalu membelenggu diri
Tiada henti-henti

Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja
Tuhan pimpinlah daku yang lemah
Mengharungi segalanya dengan sabar
Kita memohon pada Tuhan diberikan kekuatan
Ku merayu pada Tuhan diterima amalan

Selangkah demi selangkah…
Dengan rahmatMu oh Tuhanku…
Ku tempuh jua..
----- Raihan---

KosaKata

Lama rasanya ndak buat goresan anyar (baru) di blog tercintaku..
biasanya begitu betah duduk di atas kursi, menatap mantap  blog tercinta..
yup.. bagiku Blogku bisa menjadi pelipur lara.... bisa membuatku terus bersemangat menulis, berceloteh tidak jelas, yang penting jadi :P
tapi teteup aza ada yang baca, hihihi *Alhamdulillah ^_^_^


tapi kini....
Ahh...begitu lama ndak menyapanya, ada banyak hal yang menyebabkannya...
Tapi rasanya melihat tampilan baru blogku, ndak asyik juga kalo ndak ada note terbaru...ya..akhirnya disela-sela buat soal ujian semester, aku mengunjuginya, hehehehe *bilang azalah promosi tampilan blog baru, susah amat sie? hiks :P
----
Hmmm...
baiklah.....Kita mulai... :D
***
Banyak orang yang miskin kosakata. tidak terkecuali mungkin saya dan anda didalamnya…
padahal kemiskinan kosakata itu menghambat komunikasi . Bukan hanya menghambat komunikasi, bahkan kemiskinan kosakata juga dapat menghambat seorang penulis buku, cerpen, koran, buletin dan beribu-ribu sebutan lainnya *tuh khan cuma kasih contoh empat (4) doang, nie akibat miskin kosakata :(... eitsss tunggu dulu?? ini miskin kosakata or dangkalnya wawasan?? ketahuan nie malas baca :P

hmm..tak jarang akibat miskin kosa kata para penulis cerpen tak dapat menyelesaikan tulisannya, karena hanya mampu menuliskan " BUNTU" *duhh yang berkecimpung dalam hal tulis menulis pasti senyum-senyum nie karena merasa, hehehehe *sok teu banget yak aku nie :->, jadi pengen kenalan khan?? boleh2.. nie number Hapeku : :D


Yupp....kemiskinan kosakata itu menghambat komunikasi,Suatu komunikasi yang penuh seni dan kelenturan. Sehingga, memilih kata yang  maksudnya sama pun, masih memerlukan kata terbaik dari maksud tersebut….
Pernahkah anda merasakan, mengalami, melakukan  dari kemiskinan kosakata ini?? hmm…

****..............................****


Tulisannya nyusul lain waktu yak ^_^
Saat aku mulai menyusunnya...
Kata-kata itu hilang dari genggamanku..
Pena inipun menangis..

kucari dalam keramaian, namun  belum jua kutemukan..
Saat aku coba untuk mengingatnya kembali..
kata-kata itu enggan menghampiri..
Ia malah bersembunyi di sekeping hati..

Ingin rasanya ku ambil, tapi ia terkunci oleh senyuman..
ya....tiba2 kata-kata itu hilang kembali...
kita lanjutin lain kali aja yak!! ~_~
by...by..

Sahabatku adalah....


Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan...

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan...


Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian....

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya..
****

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran...

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian...

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan...

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya

******
kau adalah sahabatku teman pelipur laraku
bersamamu aku bisa ber bagi
cerita indah...
cerita tentang kegagalanku...
cerita tentang banyak hal...

sahabat…
saat kau sedih aku menangis
saat kau terluka hatiku tercabik
saat kau gundah aku selalu resah

sahabat...
meski kini kau hukum aku dengan diammu..
atas kesalahan karena kekuranganku...
aku terima dengan ikhlas..
namun dalam diammu..
aku akan selalu berdoa untukmu...
dan selalau berharap, suatu saat kau akan berikan maafmu untukku
dan masih menyisakan senyum untukku..

-------oooooo--------- Anonima0s dalam Senja....


Gadis,,,






Aku masih mengawasinya sedari tadi..
sudah lebih dari se jam, aku melihatnya menangis…
Ah Gadis….air matamu berbicara engkau sedang bersedih bukan?
bening itu mengalir deras di wajahmu..itu caramu melepaskan diri dari tekanan yang menderamu bukan??
engkau bisa berpura-pura pada semua orang dengan senyummu, tapi tidak untukku…
***



Sungguh aku ingin menyapamu terlebih dahulu, sebelum engkau menyapaku…
Sungguh aku ingin menanyakan kabarmu terlebih dahulu, sebelum engkau melakukan…
Sungguh aku ingin memberikan perhatian padamu terlebih dahulu, sebelum engkau memulai..
Sungguh aku ingin menunjukkan bahwa aku ada untukmu, sebelum kau tujukkan itu padaku…
Aku tahu, meski kau tak pernah memintanya padaku, tapi itu inginmu yang kau pendam bukan??

Aku masih terpaku, membisu disini…
Menyaksikan matamu yang mulai sembab…
Gadis, engkau terus menangis, dan masih menangis, menangislah…
Aku akan tetap disini menjagamu, menuntaskan tangis..

Gadis!! ini syair yang selalu kau nyanyikan bukan??,
Aku akan menyayikannya untukmu.....

"Adakah alasan yang mengizinkanku berkeluh kesah??.."
kala aku terbaring lemah tak berdaya dengan sakit yang ku derita…ENGKAU katakan sakitku adalah penggugur dosa-dosaku bila aku bersabar…, bagaimana mungkin sesuatu yang bisa menjadi penggugur dosa-dosaku, membuatku berkeluh kesah??

kala masalah menghantamku, hingga aku tersungkur, lagi-lagi ENGKAU katakan masalah yang ku alami adalah ujian yang KAU berikan untukku, sebagai perahu yang akan mengantarkanku pada kebaikan dan sarana mendapat Ridha dan CintaMU, lalu layakkah aku berkeluh kesah untuk sesuatu yang indah itu??

Kala kesusahan itu begitu menghimpitku, hingga nyaris membuatku kesulitan bernafas, kembali ENGKAU katakan dalam kesusahan itu akan selalu ada dua kemudahan.., lalu adakah alasan untukku berkeluh kesah??

Di kedalaman hati ini, ada jiwa yang kesepian, ENGKAU janjikan aku, bahwa KAU telah sediakan untukku seseorang yang kan mengisi sepi itu. Adakah kan kesempatan itu bertemu dengannya di dunia? meski mungkin pertemuan itu bukan di dunia, lagi-lagi ENGKAU kuatkan, SyurgaMU bukan diperuntukkan hanya untuk yang telah menyempurnakan setengah diennya..masih pantaskah aku berkeluh kesah??

Kala tak kutemukan lagi jalanku, ENGKAU tawarkan padaku senjata terampuh yang tiada tandingannya, DOA…ya Doa…., bahkan ENGKAU katakan KAU sangat malu bila ada yang berdoa padaMU tidak engkau kabulkan, lalu pantaskah? adakah? alasan untukku berkeluh kesah??


Pahitnya kehidupan layaknya segenggam garam, tak lebih dan tak kurang. jumlahnya dan rasa pahit itu adalah sama dan akan tetap sama, akan tetapi kepahitan yang dirasakan akan sangat bergantung dari wadah yang dimiliki, yaitu hati…
***
Akhirnya engkau tertidur juga sebelum ku tuntaskan syairmu, istirahatlah gadis…
ku titipkan kedamaian, kebahagian & kesuksesan padamu, mereka perlu tempat tinggal, semoga mereka dapat senantiasa bersamamu selalu…
Nice Dream…
.......
::Jika sendiri janganlah merasa sepi, ada Alloh yang selalu menemani…
::Jika sedih janganlah dipendam dihati, ada Alloh tempat berbagi..
::Jika susah janganlah merasa pilu, ada Alloh tempat mengadu..
::Jika gagal janganlah berputus asa, ada Alloh tempat meminta..
::Jika bahagia janganlah menjadi lupa, ada Alloh tempat memuja…
::Ingatlah selalu dan ukirkan nama-Nya dihatimu…
::Rindui DIA disetiap hari-harimu..
::Alloh selalu menjagamu dan senantiasa berikan yang terbaik dalam hidupmu..
                                           -----ooo-------
 


Terima kasih



segala sesuatu pasti ada latar belakangnya, pun begitu dengan goresanku kali ini, berawal dari seorang sahabat yang selalu mengucapkan terima kasih padaku. misal hal kecil yang ku lakukan, mengingatkan beliau makan.

meskipun aku bukanlah orang yang miskin memberikan ucapan terima kasih, bahkan kepada anak kecil sekalipun, aku sering memberikan ucapan terima kasih, tapi bila ucapan terima kasih itu diberikan padaku, apalagi dari orang yang ku anggap dekat ada yang lain terasa, sempat juga terkadang hati ini memberontak “ emang aku pembantumu apa, harus ngucapin terima kasih” heheheh * padahal kalo di sinetron-sinetron tuh, jarang ya, majikan ngucapin terima kasih pada pembantunya :(*

karena menurutku ucapan terima kasih itu tidak perlu di ucapkan dari orang terdekat kita atas apa yang kita lakukan,yups… karena bagiku apa yang kulakukan memang merupakan hal yang harus ku lakukan, ya ibaratnya kewajiban. jadi aku pikir, ucapan terima kasih itu tidak perlu di ucapakan atas perbuatan yang memang merupakan kewajiban, * hiks…mungkin karena didikan yang dulu ditanamkan, seorang wanita itu memang harus melayani.*wangsit`e mbah ku ^_^* 

makanya jadi terasa aneh bila tugas dari melayani itu mendapat ucapan terima kasih* ya…setidaknya sampai detik itu, itulah sudut pandangku tentang ucapan terima kasih.
tapi….
karena selalu mendapat ucapan terima kasih itu, membuatku jadi review ulang atas cara pandangku atas ucapan terima kasih itu, hmmm….ternyata menyenangkan juga ya mendapat ucapan terima kasih itu, ^_^_^
-----
so….
Berapa kali anda mengucapkan ucapan terima kasih pada istri anda?
Kapan terakhir kalinya anda mengucapkan ucapan terima kasih itu pada istri anda?
















Terkadang kita sering menyepelekan ucapan ‘Terima Kasih’ ini, bisa karena malas, bisa karena gengsi, bisa karena tidak terbiasa, bisa karena terlalu sibuk, bisa karena runititas, bisa karena hubungan yang kurang harmonis dan masih banyak lagi penyebab lainnya.

Tahukah anda bahwa ucapan terima kasih yang anda ucapkan ini mempunyai kekuatan yang sangat besar bagi siapa saja, bahkan bisa sangat besar bagi istri dan anak anak anda?

Tahukah anda bahwa ucapan terima kasih ini yang anda anggap ‘biasa’ saja, tapi sangat ‘luar biasa’ buat orang lain, termasuk istri anda?

pada kesempatan kali ini , ada sedikit “oleh-oleh” yang ingin saya share atas apa yang saya baca dari goresan tangan Dr. Anugra Martyanto, akan pentingnya arti ucapan terima kasih ini.

woke….* dihimbau sediakan waktu buat bacanya, JANGAN BACA KALO LAGI SIBUK :D

Kita mulai dari apa yang sudah istri anda lakukan buat anda dari saat pertama kali anda menikahinya, hingga hari ini bahkan detik ini terhadap semua kebutuhan hidup anda.

Begitu istri anda menerima cinta anda dengan mau dan bersedianya dinikahi oleh anda, inilah titik awal pengabdiannya yang sangat-sangat tulus dimulai dan sangat mulia, semua dia (istri) lakukan pasti buat anda selaku pangeran cintanya,

ya semua istri pasti akan menganggap anda sebagai pangeran cinta dan akan menganggap anda sebagai raja di dalam istana rumah tangga anda, apakah anda menyadari akan hal ini?

Apa yang bisa didapati dari seorang raja?, ya pastilah segalanya…, mulai dari pelayanan, perhatian, kasih sayang, dan segalanya baik dalam bentuk materi atau dalam bentuk non materi, pokoknya semua kebutuhan seorang raja pasti istimewa adanya.

Apa kekuatan dan kekuasaan dari seorang raja?, ya apa yang diinginkannya pastilah harus terpenuhi, bisa dalam bentuk perintah, aturan, dan segala bentuk lainnya.

Sekarang coba kita analisa kaitannya dengan apa yang istri anda lakukan terhadap hidup anda selaku suami (pangeran cinta dan raja dalam istana rumah tangga)

Mulai anda bangun tidur pagi tadi…, anda mandi dengan sudah tersedia semua keperluan mandi anda hingga pakaian yang harus anda kenakan.

Setelah itu, anda menuju meja makan untuk meminum secangkir kopi atau teh dan dilengkapi hidangan sarapan pagi yang bisa berupa roti atau sepiring nasi goreng.

Setelah itu anda duduk menuju kursi diruang keluarga dan siap memakai sepatu yang sudah disiapkan lengkap dengan kaos kakinya.

Lalu anda menuju pintu dan siap berangkat menuju ke tempat pekerjaan dengan dibawakan tas koper kecil yang biasa anda bawa ke kantor.

Lalu sempatkah anda mengucapkan terima kasih?, berapa jumlah terima kasih yang anda ucapkan untuk semua pelayanan, dari mulai anda buka mata hingga anda siap berangkat menuju ke kantor, untuk pagi ini saja?

Coba anda jawab dengan jujur semua pertanyaan diatas….
--------

Sesungguhnya bila anda menyadari semua uraian dan pertanyaan diatas, maka anda adalah manusia yang paling beruntung di dunia ini, coba anda bayangkan, apakah anda mampu melakukan semua yang dilakukan istri anda terhadap diri anda?

Apakah anda bersedia bertukar tempat dalam posisi anda dengan istri anda dalam sehari saja?*artinya anda melayani istri seperti istri anda melayani anda.

Adakah istri anda menuntut atas semua jerih payah dan pelayanan yang sudah dia lakukan terhadap semua kebutuhan hidup anda? Sekalipun itu hanya ucapan terima kasih?

Akhirnya…, sudah selayaknyakah istri anda mendapatkan appresiasi berupa ucapan terima kasih itu dari anda selaku suaminya?
------
Sesungguhnya bila anda mau melakukan untuk mengucapkan terima kasih disetiap pelayanan yang diberikan istri anda, maka anda akan mendapatkan banyak keajaiban yang tak terduga sebelumnya,

artinya ucapan terima kasih dari anda ini memberikan energi yang tak dapat dinilai dengan satuan apapun, karena dengan ucapan terima kasih yang anda lakukan, maka istri anda akan merasa sangat-sangat dihargai dan sangat-sangat dihormati oleh anda, sehingga rewards-nya buat anda adalah anda akan mendapatkan keajaiban lebih yang sangat luar biasa dari apa yang biasa anda rasakan.

Berani Mencoba? Silahkan Tidak ada pajaknya kok, jaminn :D ....Gratiss ....


Maka anda akan menerima sesuatu yang diluar dari biasanya, dan ini akan menambah kemesraan dan cinta kasih diantara hubungan cinta anda dengan istri anda.

Saya rasa mengucapkan terima kasih tidaklah hal yang sangat sulit untuk dilakukan, tidak mengeluarkan biaya apapun dan tak akan menyita waktu anda, tapi akibat anda melakukan kebiasaan mengucapkan terima kasih ini, maka hasil akhirnya akan anda rasakan dengan sendirinya.

Ingat!, terima kasih mungkin bisa jadi ‘biasa’ buat anda sebagai suami, namun sangat ‘luar biasa’ buat istri anda.

Selamat mencoba dan menerapkannya dalam kehidupan rumah tangga anda.
----

Apaan ya Judulnya?? ^_^

Pernahkah Anda melihat pribadi Pengomel? Pengambek? Sikap murung?, lesu?, Frustasi? Marah? hampir setiap saat, karena pribadi itu bisa jadi Anda sendiri, tak terkecuali saya didalamnya..

Seluruh kata itu kita sangat akrab dengannya karena ia kita hidupkan setiap saat. Tak kita butuhkan musibah-musibah besar untuk menghidupi kata-kata ini. Ia subur bahkan dengan pupuk murahan seperti misalnya nonton televisi. Seorang ibu bisa marah-marah hebat hanya karena melihat bintang sinetron cerai dan saling memaki padahal baru kemarin ia menggelar pesta yang kemewahannya mendorong ibu yang sama melongo dibuatnya.

Padahal cuma butuh langkah sederhana untuk menghentikan omelan ini: matikan televisi! Tetapi hebatnya, sementara mulut mengomel, mata justru semakin dalam terpaku pada sumber omelan. Jadi, banyak orang sakit menjadi lebih sakit karena kegemarannya malah mendekati penyakit. Seluruh selebriti di dunia boleh bercerai, tetapi dunia ini pasti baik-baik saja. Karena selain kabar sedih yang dibawa, pasti ada kabar gembira sebagai ikutannya. Wartawan jadi punya berita, tabloid laris …

saya juga tak terkecuali. Cuma dengan dicuekin Chat YM saya atau tidak dibalas Sms saya tiba-tiba saya sebel tanpa alasan yang jelas cuma gara-gara diabaikan. Guyon? Tidak. Ini serius, karena saya kemudian membayangkan sebuah drama yang saya sutradarai sendiri.

‘'Jika dicuekin, jangan-jangan tidak perduli dengan saya. Jika tidak perduli dengan saya, jangan-jangan saya tidak dianggap, jika tidak dianggap jangan-jangan tidak sayang dengan saya. Jika tidak sayang jangan-jangan....'' Terus...terus… penyutradaraan itu akan mengembang sesuai dengan kreativitas saya sendiri. 

Imajinasi, mau membangun mau merusak, sama kuatnya. Padahal begitu saya yakinkan bahwa ‘cuek tidak selamanya tidak perduli,'' mulai berbeloklah imajinasi saya. 

Kata ‘'tidak selamanya'' itu kemudian juga membawa imajinasi saya berjalan ke arah yang berbeda dengan melihat si pembuat sebel saya itu sebagai figur yang menyenangkan.

Ada memang dari diri sipembuat sebel ini sisi yang menjengkelkan yang saya hafal di mana, tapi pasti ada pula sisi hidup sipembuat sebel saya ini yang menyenangkan dan saya juga tahu terletak di sebelah mana. Kecepatan pikiran untuk berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya itu adalah kemampuan yang mutlak harus dimiliki manusia jika hidupnya tidak ingin terpenjara oleh sikap uring-uringan sepanjang masa.

inilah logikanya: pihak pengomel… pengambek itu, pastilah pihak yang terlalu lama berhenti disebuah perasaan saja. Kelemahan saya misalnya, suka ngambek sedikit lama hanya karena ya itu tadi, Chat atau Sms saya dicuekin. Tapi apa jadinya jika pada saat yang sama ada telepon dari Presiden: ‘'Halo, saya Presiden Indonesia. Saya menugaskan dengan hormat saudara Juli mulai bulan depan, sudilah kiranya mengemban tugas negara sebagai Menteri Keuangan sekaligus merangkap sebagai Gubernur Bank Indonesia. Saya percaya, di tangan saudari, kehidupan bernegara pasti akan lebih baik. Jadi pliss...!''

Bisa Anda tebak apa reaksi saya? sipembuat sebel itu yang menjengkelkan itu pasti akan saya peluk sejadi-jadinya *ehh ndak ding ^_^ Bayangkan jabatan Menteri Keuangan sekaligus Gubernur Bank Indonesia adalah jabatan rangkap yang belum pernah ada dalam sejarah. Tapi apakah saya perlu kabar sedramatik itu baru saya bisa bergembira? Tidak. Karena menyadari mata saya masih utuh jumlahnya saja, pasti akan mendatangkan rasa syukur. Jadi berpindah perasaan itu hanya soal pilihan karena baik perasaan yang menjengkelkan maupun menyenangkan sama-sama disediakan.
--
Note : Sebenarnya saya mau minta maaf karena sudah sebel, tapi……
bukan gengsi sih minta maaf duluan, cuman…..takut aja pas sms atau chat minta maaf, di cuekin lagi, bisa ngambek lagi ntar, hiks…. ^_^

Sebuah Pertemuan



 Ketika diri mencari sinar
Secebis cahaya menerangi laluan
Ada kalanya langkahku tersasar
Tersungkur di lembah kegelapan

Bagaikan terdengar bisikan rindu
Mengalun kalimah menyapa keinsafan
Kehadiranmu menyentuh kalbu
Menyalakan obor pengharapan

Tika ku kealpaan..
Kau bisikkan bicara keinsafan
Kau beri kekuatan, tika aku
Diuji dengan dugaan...
Saat ku kehilangan keyakinan
Kau nyalakan harapan
Saat ku meragukan keampunan Tuhan
Kau katakan rahmat-Nya mengatasi segala..

 Menitis airmataku keharuan
Kepada sebuah pertemuan
Kehadiranmu mendamaikan
Hati yang dahulu keresahan

Cinta yang semakin kesamaran
Kau gilap cahaya kebahagiaan
Tulus keikhlasan menjadi ikatan
Dengan restu kasih-Mu, oh Tuhan

Titisan air mata menyubur cinta
Dan rindu pun berbunga
Mekar tidak pernah layu
Damainya hati
Yang dulu resah keliru
Cintaku takkan pudar diuji dugaan
Mengharum dalam harapan
Moga kan kesampaian kepada Tuhan
Lantaran diri hamba kerdil dan hina


Syukur sungguh di hati ini
Dikurniakan teman sejati
Menunjuk jalan dekati-Nya
Tika diri dalam kebuntuan

Betapa aku menghargai
Kejujuran yang kau beri
Mengajarku mengenal erti
Cinta hakiki yang abadi

Tiada yang menjadi impian
Selain rahmat kasih-Mu Tuhan
Yang terbias pada ketulusan
Sekeping hati seorang insan
Bernama Sahabat
-----
in-Team

Mewangi Bunga

Dunia begitu indah di ciptakan menawan hati
Kadang begitu menggoda
Jelita di pandang
terasa harum Semerbak mewangi

Mencinta tiada akhirnya
Merindu menjadi pilu
Mendamba entah pastinya
Terlena hampa sembilu

Wahai diri ....
berapa lama lagi
Kau terus begini...
Terus menghianati...

Kapankah lagi...
Engkau khan kembali...
Berserah diri
dengan Setulus sepenuh hati

Ya Rabbi...
Tundukan pandangan mata dan hatiku
Dari gemerlap dunia yang palsu memperdaya jiwa
Ku memohon kepadamu Yaa Rabbi
Selamatkanlah duniaku dan akhiratku yang pasti

Ampuni dosa khilafku
Dimasa laluku kini dan nanti

Lirik Lagu Ketika Cinta Bertasbih - Melly Goeslow feat Amee



Ketika Cinta Bertasbih

Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
Seindah goresan sabdamu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih
Mengutus Hati ini
Kusandarkan hidup dan matiku padamu

Bisikkan doaku
Dalam butiran tasbih
Kupanjatkan pintaku padamu Maha Cinta
Sudah di ubun-ubun cinta mengusik resah
Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit

Ketika Cinta bertasbih Nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud sukur padamu atas segala cinta

Pelabuhan




Kenapa tak pernah kautambatkan
Perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya Satu
Pelabuhan tenang yang mau menerima
Kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada
Satu pelabuhan kecil, yang kemudian
Harus kaulupakan,
Mengapa tak kaucari pelabuhan lain,
Yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kaumau,
Buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
Pelabuhan mana yang ingin kau singgahi
Untuk selamanya
Hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,
Rumah dan pelabuhan hatimu..
(Tias Tatanka)

Lembut dan Mulus


Rindu juga tak menyentuh blog tercinta ^-^
Para pengunjung, terimakasih *(sembari sedikit membungkukkan badan ala jepang ~_~
atas kunjungannya ke blog tercintaku, mohon maaf atas ketidaknyamanan beberapa hari ini dengan kurang adanya penyambutan yang baik dengan tiadanya tulisan baru., belakangan hari sedikit sibuk dan oshiku yang sakit :(
-----
Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi sedikit tips atawa rahasiaku padamu , heheh…jadi malu *(duh sudah bersemu merah niy face :P )
Siapa sih yang tidak ingin memiliki kulit wajah fresh, seger and kenceng? Mulus and Tentunya juga terlihat lebih terang ;) *(ndak usah angkat tangan gih, sudah tahu kok,:P

Nah….ini ada sedikit tips buatmu para kaum hawa, kaum adam pun tidak ada salahnya mencoba :D
Tipsnya simple banget, mau?? Yuk!!! Yuk!!!...




Memanfaatkan madu untuk masker wajah
Aktifitas kita yang terkadang atau malah nggak bisa menghindar harus bermain dengan nakalnya sinar mentari yang akibatnya dapat membuat kulit wajah kita terlihat tua lebih dini * ya istilahnya bermutu or boros wajah :(, tapi kamu nggak perlu khawatir..ada tips sederhana buatmu :)

Madu selain diminum untuk kesehatan juga bisa loh digunain buat maskeran dan ndak perlu ampe semalaman makenya, cukup sekitaran 15 – 20 menit aja, 10 menit juga boleh ^-^

Kamu bisa memanfaatkan waktu buat maskeran ini misalnya dimalam hari, biasanya kan baca buku dulu tuh sebelum nyampe jam tidurmu? gunain gih masker madunya!! ya…ibaratnya sekali mendayung 2 pulau ajalah terlampaui, ^-^ atau ketika sambil facebookan, chating, juga boleh *tapi ya…bukan pas lagi diwarnet ngenetnya, :D atau….bisa juga di pagi hari sebelum memulai aktifitasmu..

Caranya gampang banget!!
Cukup oleskan madu ke wajahmu * lebih bagus lagi kalo madu di panasin, tapi kalo nggak mau juga ndak apa kok dan biarkan selama waktu yang sudah kita sepakati diatas :), nah…setelah cukup waktu, basuh gih face kita dengan air hangat, tapi pake air biasa juga ok!
Selamat mencoba!! :D

Oiya…ada 1 bonus lagi,
mempunyai pori2 wajah yang membesar, akan terlihat seperti memiliki kulit jeruk dan juga membuat kulit akan terlihat kotor dan kusam. Cara yang paling mudah dan juga dapat dilakukan di rumah adalah dengan mencuci muka kita dengan air dingin, lalu gosokkan es batu secara perlahan ke seluruh permukaan wajah. Es batu dapat mengangkat kotoran yang tersumbat di pori-pori, tapi ingat!! Ada baiknya es batu dilapisi dengan kain sebelum digosokkan dengan lembut ke wajah kita…ok!
Selamat Mencoba!! :D

Ups…Tapi kudu hati2..
Berdasarkan laporan orang2 yang mengikuti kebiasaanku, kulit mereka ada yang memerah…maybe alergi
So…alangkah baiknya untuk mengetahui kulitmu alergi atau tidak, gunain sedikit aja dulu, jangan seluruh wajahmu, sama halnya juga dengan es batu tadi, kalo dirasa aman2 saja…lanjut gan!! ;)
And……satu lagi!! JANGAN LUPA WUDHU ^-^
Sekian!! Dan selamat menikmati wajahmu yang “beda” :D